Empat Daerah Pekalongan Raya Sepakat Kelola Sampah Jadi Energi Listrik, Teken MoU Kerjasama

empat daerah pekalongan raya mou pengelolaan sampah jadi energi listrik

Pekalongan Media, Kajen - Empat daerah sepakat melakukan kerjasama dalam pengelolaan sampah. Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan,Kabupaten Batang, dan  Kabupaten Pemalang resmi menjalin kerjasama strategis dalam pengelolaan sampah regional. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh para kepala daerah di Hotel Aston Syariah, Kota Pekalongan, Selasa (27/01/2026) malam.

MoU ditandatangani langsung oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, serta Bupati Batang yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Sri Purwaningsih.

Baca Juga : Pemkab Pekalongan Gandeng Investor Jerman, Sampah Bakal Disulap Jadi Energi Rp4,4 Triliun

Kepala DLHK Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, menyebut kerjasama lintas daerah ini sebagai langkah besar dan konkret dalam menjawab persoalan sampah yang kian kompleks. Ia menegaskan bahwa MoU tersebut merupakan komitmen bersama untuk mengolah sampah menggunakan teknologi modern hingga menghasilkan energi listrik.

“MoU hari ini adalah bentuk keseriusan empat kepala daerah untuk bertransformasi dari pengelolaan sampah konvensional menuju sistem yang lebih maju dan berkelanjutan. Ini patut diapresiasi dan kami berharap segera dapat direalisasikan,” ujar Widi.

Menurutnya, paradigma pengelolaan sampah harus segera bergeser dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis teknologi. Pengolahan sampah menjadi energi listrik dinilai sebagai solusi jangka panjang yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi.

Baca Juga : Bupati Fadia Tegas Tolak Permohonan Pemkot Pekalongan Untuk Buang Sampah di Kabupaten

Widi juga mengungkapkan bahwa kerjasama serupa telah diterapkan di wilayah Tegal Raya dan akan menyusul di kawasan Semarang Raya, termasuk Kota Semarang dan Kabupaten Kendal.

Lebih lanjut, ia memaparkan kondisi timbunan sampah di Provinsi Jawa Tengah yang mencapai sekitar 6,3 juta ton per tahun berdasarkan data 2024. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 41 persen yang dinyatakan terkelola. Angka tersebut menurun karena sistem open dumping di TPA tidak lagi dihitung sebagai pengelolaan sampah yang layak.

“Ini menjadi tantangan besar bagi kita semua untuk segera bertransformasi menuju sistem pengelolaan sampah yang modern, aman, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Lingkungan Hidup RI, Erwin Izharudin, mengapresiasi kekompakan empat pemerintah daerah yang dinilainya bukan hal mudah untuk diwujudkan. Ia menyebut kerjasama ini sebagai contoh nyata kepemimpinan yang mengedepankan kepentingan masyarakat.

Baca Juga : Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmikan TPST di Pasar Kesesi

“Saya salut, empat kepala daerah dengan latar belakang dan kepentingan masing-masing bisa bersatu mengatasi keresahan masyarakat soal sampah. Ini bukan proyek jangka pendek, tapi jangka panjang, bisa berjalan hingga 25 sampai 30 tahun,” ungkap Erwin.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi kerjasama agar tidak terganggu oleh pergantian kepemimpinan atau perbedaan kepentingan politik di masa depan. Menurutnya, keberlanjutan operasional pengelolaan sampah, termasuk penggunaan teknologi dan pembagian manfaat seperti listrik dan pendapatan, sangat bergantung pada komitmen bersama seluruh pihak.

“Jangan sampai ketika kepala daerah berganti, kerjasama ini ikut berubah. Kasihan investor dan sistem yang sudah dibangun. Semua ini demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri  jajaran pakar dari Kementerian Lingkungan Hidup, Sekretaris Jenderal Chinese People Political Consultative Conference Holding Company Dr. Xing Jun, serta para kepala perangkat daerah dari empat wilayah yang tergabung dalam Pekalongan Raya.

Penulis : Nuke - Editor : Pratiwi


Belum ada Komentar

Posting Komentar

Terima Kasih telah berkunjung ke Pekalongan Media.com, kantor berita Pekalongan. Silahkan tinggalkan komentar anda terkait artikel maupun berita yang baru saja dibaca. Redaksi kami menerima kiriman berita, artikel atau informasi lainnya. Silahkan hubungi kontak kami

Iklan Atas Artikel

yamaha

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel