Tanggul Jebol Sebabkan Banjir Parah di Kecamatan Tirto, Bupati Fadia Koordinasi dengan Pemkot Pekalongan

Fadia arafiq ini banjir terparah sepanjang kepemimpinannya

Pekalongan Media, Tirto - Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menyatakan bahwa banjir yang melanda wilayahnya kali ini merupakan yang terparah selama 2-3 tahun masa kepemimpinannya. Meskipun selama ini Pemkab Pekalongan telah berupaya menangani banjir dengan membangun rumah-rumah pompa di daerah rawan, jebolnya tanggul Sungai Bremi di wilayah Kecamatan Tirto memperparah keadaan.

"Ini yang membuat kita akhirnya jadi ya memang kerepotan," ujar Fadia saat mengunjungi dapur pengungsian. Ia menjelaskan bahwa tanggul tersebut merupakan kewenangan Kota Pekalongan, sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk mencari solusi penyedotan air secepatnya.

Baca Juga : Tanggap Darurat Banjir Pekalongan: Bupati Fadia Pastikan Logistik dan Kesehatan Pengungsi Terjamin

Luapan air dari Sungai Bremi akibat tanggul jebol berdampak besar pada wilayah Meduri, Kabupaten Pekalongan. Fadia menyadari bahwa penyedotan air tidak akan efektif jika tanggul belum diperbaiki. Meski demikian, ia tidak menyalahkan Pemerintah Kota Pekalongan atas kejadian ini.

"Ya juga ini, kita nggak bisa menyalahkan daerah sebelah kita juga ya, karena ini juga apa namanya, bencana dari Allah kan, dan kita bersebelahan, berdampingan, bersaudara, sehingga harus sama-sama saling bantu-membantulah," tuturnya.

Baca Juga : Jawa Tengah Kunci Swasembada Pangan Nasional, Bupati Pekalongan Ikut Teken Komitmen Bersama

Mengenai status tanggap darurat, Bupati Fadia akan memantau perkembangan situasi terlebih dahulu dan segera mengadakan rapat dengan Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah untuk membahas masalah ini.

"Harus saya rapatkan dulu beserta Pak Wakil Bupati dan Pak Sekda, status tanggap darurat kita seperti apa. Kalau kami anggap perlu, kami akan keluarkan status tanggap darurat, tapi kalau kami anggap masih bisa kami tangani, ya tidak usah," jelasnya.

Baca Juga : Bupati Pekalongan Teken MoU Ketahanan Pangan Jateng 2026, Siap Perkuat Produksi Daerah

Selain Kecamatan Tirto, banjir juga menggenangi Kecamatan Siwalan, Sragi, dan Wonokerto. Pemkab Pekalongan akan terus memberikan subsidi semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.

"Mungkin pasti masih banyak kekurangannya, nggak mungkin sempurna, termasuk kesehatan, dapur-dapur umum kita subsidi. Pampers anak-anak, susu, ya selimut apa kita subsidi," pungkas Fadia.


Penulis : Nuke - Editor : Aulia 


Belum ada Komentar

Posting Komentar

Terima Kasih telah berkunjung ke Pekalongan Media.com, kantor berita Pekalongan. Silahkan tinggalkan komentar anda terkait artikel maupun berita yang baru saja dibaca. Redaksi kami menerima kiriman berita, artikel atau informasi lainnya. Silahkan hubungi kontak kami

Iklan Atas Artikel

yamaha

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel