Angka Kemiskinan Turun Jadi 7,8 Persen, Kabupaten Pekalongan Raih Mandaya Award
PEKALONGANMEDIA.COM - Pemerintah Kabupaten Pekalongan meraih Mandaya Award 2026 dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) RI atas komitmennya dalam menurunkan angka kemiskinan.
Penghargaan tersebut diterima Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, dari Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Sukirman menyebut penghargaan ini menjadi dorongan untuk memperkuat program pengentasan kemiskinan. Ia menyampaikan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan turun dari 8,5 persen menjadi 7,8 persen.
Baca Juga : Digitalisasi Bantu Pemkab Pekalongan Tekan Angka Kemiskinan dan Putus Sekolah
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama jajaran Pemkab Pekalongan, Bapperida, organisasi perangkat daerah (OPD), serta berbagai pemangku kepentingan.
Pemkab Pekalongan berkomitmen melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat juga akan diperkuat untuk menekan kemiskinan sekaligus mengurangi pengangguran terbuka.
Sementara itu, Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan bahwa penurunan kemiskinan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, pesantren hingga masyarakat.
Baca Juga : Sukirman Paparkan Capaian Pembangunan Pekalongan 2025 di DPRD, Kemiskinan Turun dan Ekonomi Tumbuh
Ia menyampaikan, data BPS 2026 menunjukkan tingkat kemiskinan nasional turun dari 8,57 persen menjadi 8,07 persen. Jumlah penduduk miskin ekstrem juga berkurang dari 2,8 juta menjadi 1,7 juta jiwa.
Cak Imin menekankan bahwa penanggulangan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sosial. Pemerintah perlu memperluas program pemberdayaan agar masyarakat memiliki kemampuan ekonomi dan dapat hidup mandiri.
Menurutnya, bantuan sosial tetap diperlukan sebagai perlindungan bagi kelompok rentan, tetapi harus dibarengi upaya mendorong masyarakat menjadi produktif dan berdaya.
Baca Juga : HUT Ke-404 Kabupaten Pekalongan: Momentum Memperkuat Ketahanan Ekonomi, Lingkungan, dan Integritas SDM
Melalui Mandaya Award, pemerintah juga mendorong praktik pemberdayaan masyarakat yang terbukti memberikan dampak nyata agar dapat diterapkan di daerah lain. Sinergi program dan penggunaan data sosial ekonomi yang akurat menjadi bagian penting dalam mempercepat pengentasan kemiskinan.
Penghargaan ini diharapkan memperkuat upaya Pemkab Pekalongan dalam menjaga tren penurunan kemiskinan serta memperluas program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Nuke - Editor : Marwan Hamid
Belum ada Komentar
Posting Komentar