HUT Ke-404 Kabupaten Pekalongan: Momentum Memperkuat Ketahanan Ekonomi, Lingkungan, dan Integritas SDM
PEKALONGANMEDIA.COM - Memperingati Hari Jadi Ke-404 Kabupaten Pekalongan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan bersama jajaran legislatif menegaskan komitmennya untuk mengusung pembangunan berkelanjutan berbasis ketahanan ekonomi, kelestarian lingkungan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Mengusung tema “Kajen Bangkit, Satukan Hati Bangun Negeri”, momentum ini menjadi refleksi mendalam sekaligus ajang penataan menyeluruh pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Plt. Bupati Pekalongan,Sukirman, menyampaikan bahwa usia 404 tahun merupakan usia yang mapan bagi daerah untuk melakukan evaluasi atas pencapaian yang ada dan memperbaiki berbagai sektor.
Baca Juga : Menolak Menjadi "Kabupaten Pekalongan Error 404"
Peningkatan Kualitas SDM dan Integritas Abdi Negara
Fokus utama pembangunan daerah diawali dari penguatan daya saing SDM dan penegakan integritas di lingkungan birokrasi.
- Integritas dan Pelayanan Publik: Pemkab Pekalongan memperketat pengawasan internal dengan membentuk Tim Pengawasan Integritas, mengantisipasi praktik korupsi dan gratifikasi, serta menyosialisasikan regulasi pelayanan agar transparan dan akuntabel.
- Peningkatan Keterampilan Pekerja: Pembekalan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal dioptimalkan melalui aktivasi kembali Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah koordinasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Ketahanan Ekonomi Rakyat dan Penataan Sentra UMKM
Pertumbuhan ekonomi daerah menunjukkan tren positif—saat ini telah menembus angka di atas 5 persen—diiringi penurunan tingkat pengangguran terbuka serta angka kemiskinan yang menunjukkkan indikator penanganan baik.
Baca Juga : Kado Hari Jadi ke-404, DPRD Kabupaten Pekalongan Raih Penghargaan dari Kemenkumham
Dukungan terhadap penguatan ekonomi ini turut ditegaskan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir. Ia menekankan pentingnya penguatan ekonomi kreatif dan UMKM secara intensif melalui sinergi antarinstansi.
"Fokus kita sama, ekonomi kreatif dan UMKM ini kita bangun. Kegiatan-kegiatan di Dinas Perindag maupun Dinas UMKM difokuskan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Kita intensifkan pembinaan UMKM, koperasi, hingga pedagang dan home industry, termasuk melalui pelatihan daring serta perbaikan pengemasan produk makanan agar daya saingnya nampak," ujar Abdul Munir.
Selain penguatan kapasitas pelaku usaha, strategi ketahanan ekonomi daerah juga mencakup:
- Penataan Sentra Perekonomian: Penataan kawasan UMKM di titik-titik vital seperti Kajen, Kedungwuni, hingga area Pekan Raya.
- Regulasi Tarif dan Retribusi Transparan: Penyesuaian tarif retribusi disesuaikan dengan Peraturan Daerah (Perda) untuk memastikan kontribusi sektor ekonomi masuk langsung ke kas negara tanpa membebani pedagang dan masyarakat.
Baca Juga : Plt. Bupati Pekalongan Hadiri Upacara Hari Jadi Ke-81 Jawa Tengah di Boyolali
Keberlanjutan Lingkungan dan Pembangunan Infrastruktur
Memasuki periode pembangunan mendatang, aspek lingkungan dan aksesibilitas fisik menjadi prioritas pendukung roda perekonomian dan pendidikan daerah.
Abdul Munir menjelaskan bahwa pembangunan fisik dan non-fisik harus berjalan beriringan. Demi mengatasi keterbatasan anggaran, Pemkab dan DPRD mengedepankan efektivitas anggaran serta kerja sama lintas sektor, seperti kolaborasi dengan Kementerian Sosial, lembaga swadaya masyarakat, hingga TNI.
"Pembangunan fisik dan fasilitas pendukung harus sejalan. Untuk sekolah dan akses ekonomi, kami bekerja sama dengan TNI. Seperti perbaikan SD rusak hingga meresmikan 7 jembatan agar jalur pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah dapat berkembang pesat," tambah Munir.
- Penataan Lingkungan Sentra Usaha: Perbaikan tata ruang dan kerapian lingkungan di pusat-pusat perdagangan rakyat dilakukan guna menjamin keberlanjutan daya dukung lingkungan.
- Tahun Infrastruktur 2027: Pembenahan fasilitas serta jalan mulai dikerjakan secara bertahap sejak 2026, sebagai fondasi menuju akselerasi total pembangunan infrastruktur daerah yang dicanangkan penuh pada tahun 2027.
Melalui kolaborasi erat antara pihak eksekutif, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat, Peringatan Hari Jadi Ke-404 ini diharapkan menjadi pendorong utama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan di Kabupaten Pekalongan.
Penulis : Nuke - Editor : Marwan Hamid
Belum ada Komentar
Posting Komentar