Antisipasi Kekeringan dan Kebakaran, Pemkab Pekalongan Gelar Apel Kesiapsiagaan Kemarau

sukirman apel kesiapsiagaan bencana kemarau panjang

PEKALONGANMEDIA.COM — Mengantisipasi risiko krisis air bersih dan potensi kebakaran lahan selama musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Musim Kemarau di Lapangan Belakang Kantor Setda Pekalongan pada Selasa (21/07/2026) pagi.

Langkah taktis ini merupakan wujud komitmen lintas sektor sekaligus bentuk tindak lanjut dari rapat koordinasi sektoral yang sebelumnya diinisiasi oleh Polres Pekalongan.

Pemetaan Personel dan Armada Darurat

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, menegaskan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memetakan kesiapan personel serta sarana prasarana penanggulangan bencana di seluruh instansi terkait.

Baca Juga : Hadapi Kemarau Panjang hingga September 2026, Pemkab Pekalongan Petakan Wilayah Rawan Kekeringan dan Kebakaran

"Hari ini kita melakukan pemetaan sekaligus memastikan kesiapan personel maupun peralatan yang kita miliki, khususnya dalam menghadapi bencana kekeringan dan berbagai potensi bencana di musim kemarau," ujar Sukirman usai memimpin apel.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa wilayah di Kabupaten Pekalongan telah mulai merasakan dampak kekeringan. Wilayah Kecamatan Sragi, misalnya, sudah mendapatkan suplai bantuan air bersih yang didistribusikan oleh BPBD setempat.

Soroti Pembaruan Armada Pemadam Gang Sempit

Baca Juga :Kebakaran Kandang Ayam di Sragi Pekalongan Diduga Akibat Korsleting Listrik

Meskipun secara umum kesiapan personel dan peralatan operasional dinilai sudah representatif, Pemkab Pekalongan mencatat masih perlunya peremajaan pada beberapa fasilitas penunjang, terutama armada pemadam kebakaran (damkar).

Sukirman menyoroti pentingnya kepemilikan armada khusus yang mampu menembus kawasan pemukiman padat:

  1. Kendaraan Operasional: Perlu pembaruan teknis secara berkala.
  2. Mobil Damkar Kecil: Diperlukan unit yang lebih fleksibel untuk menjangkau gang-gang sempit permukiman warga.
  3. Dukungan Anggaran: Pemkab akan berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Pekalongan untuk pemenuhan sarana tersebut ke depan.

Baca Juga : Dari 98 hanya 25 Hektar Sawah di Desa Kayugeritan Kabupaten Pekalongan yang Diolah Karena Kekeringan

Imbauan Penting Bagi Masyarakat Pekalongan

Guna meminimalkan potensi bahaya kebakaran dan krisis air, Pemkab Pekalongan menyampaikan beberapa imbauan krusial bagi warga:

  • Bijak Menggunakan Air: Hemat dalam pemakaian air bersih harian.Pengaturan Pola Tanam: Petani diimbau mengelola irigasi dan pola tanam sesuai dengan ketersediaan debit air.
  • Waspada Lahan Rawan Terbakar: Berhati-hati di area persawahan, kebun tebu, dan area semak/rumput kering.
  • Hindari Buang Puntung Rokok Sembarangan: Potensi pemicu kebakaran paling sering dipicu oleh kelalaian kecil dari puntung rokok yang masih menyala.

Melalui sinergi yang kuat antara Pemkab Pekalongan, TNI, Polri, BPBD, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan potensi dampak buruk selama musim kemarau dapat ditangani secara cepat, tepat, dan efektif.

Penulis : Nuke - Editor : Pratiwi

Belum ada Komentar

Posting Komentar

Terima Kasih telah berkunjung ke Pekalongan Media.com, kantor berita Pekalongan. Silahkan tinggalkan komentar anda terkait artikel maupun berita yang baru saja dibaca. Redaksi kami menerima kiriman berita, artikel atau informasi lainnya. Silahkan hubungi kontak kami

Iklan Atas Artikel

le minerale

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel