Pemkab Pekalongan Apresiasi Pelantikan Pengurus NU Pekajangan 2025–2030
Pekalongan Media, Pekajangan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Pekajangan Masa Khidmat 2025–2030 yang baru saja dilantik. Hal itu disampaikan Bupati Pekalongan melalui Wakil Bupati (Wabup) Pekalongan Sukirman dalam acara Pengajian Umum Pelantikan Pengurus NU Ranting Pekajangan yang digelar di Gang 23 Kelurahan Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Minggu (04/01/2026) malam.
“Bupati Pekalongan menyampaikan selamat kepada para pengurus NU yang baru dilantik. Terima kasih atas khidmat dan sinergi Nahdlatul Ulama yang selama ini turut berperan aktif mendukung pembangunan Kabupaten Pekalongan,” ujar Sukirman.
Baca Juga : Wabup Sukirman Pastikan Malam Tahun Baru 2026 di Pekalongan Aman dan Kondusif
Wabup juga berpesan kepada seluruh keluarga besar NU, termasuk Muslimat dan Fatayat NU, agar terus berperan aktif menjaga serta melestarikan nilai-nilai luhur Ahlussunnah wal Jamaah, tradisi keagamaan, dan kultur NU di tengah masyarakat.
“Kami juga mohon dukungan dari para istri untuk mendampingi dan mendukung para suami yang berkhidmat di NU, karena banyak kegiatan organisasi yang membutuhkan komitmen dan pengorbanan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sukirman menyampaikan rasa syukur karena organisasi kemasyarakatan seperti NU, dari tingkat pusat hingga ranting, tetap eksis dan mampu bersinergi dengan pemerintah dalam berbagai bidang.
Baca Juga : Pemkab Pekalongan Pilih Doa Bersama Sambut 2026, Wujud Empati untuk Korban Bencana
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kerja sama dan kontribusi NU dalam menyukseskan berbagai program pemerintah,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa NU memiliki peran strategis dalam bidang sosial kemasyarakatan, pendidikan, keagamaan, dan kesehatan. Oleh karena itu, Pemkab Pekalongan terus mendorong penguatan sinergi, khususnya dalam mencetak generasi muda yang unggul.
“Kita ingin membangun generasi yang saleh dan salehah, cerdas, sehat, serta memiliki fisik yang kuat. Inilah cita-cita bersama yang kita harapkan dengan bimbingan para kiai,” jelasnya.
Baca Juga : Sekolah Islam: Sekadar Label Marketing atau Integrasi Ilmu dan Akhlak?
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan KH. Muslikh Khudlori menegaskan bahwa berkhidmat di NU harus dilandasi komitmen penuh untuk berjalan sesuai nilai, manhaj, dan tradisi Nahdlatul Ulama.
“Berjuang di NU bukan untuk kepentingan pribadi, kelompok, atau tokoh tertentu, tetapi demi kejayaan Nahdlatul Ulama itu sendiri,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa NU tidak dapat dipisahkan dari ajaran Ahlussunnah wal Jamaah serta komitmen kebangsaan. Sejak berdiri, NU konsisten menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“NU dan Ahlussunnah wal Jamaah tidak bisa dipisahkan, begitu pula NU dengan negara. Perjuangan NU adalah untuk kemaslahatan umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Terkait pelantikan, KH. Muslikh berharap pengurus NU Ranting Pekajangan yang baru dilantik dapat berjuang secara istiqamah, solid, dan tidak mudah terpengaruh kepentingan di luar nilai-nilai NU.
Melalui pelantikan tersebut, diharapkan Pengurus NU Ranting Pekajangan Masa Khidmat 2025–2030 dapat menjalankan amanah organisasi secara khidmat, solid, dan istiqamah demi kemajuan Nahdlatul Ulama serta kemaslahatan umat dan masyarakat.
Penulis : Nuke - Editor : Marwan
Belum ada Komentar
Posting Komentar