Mewaspadai Gempa Bumi

PEKALONGAN MEDIA - Peristiwa alam bermunculan pada bulan Maret 2024 ini, dari tanah longsor, banjir, hingga gempa bumi. Gempa bumi menjadi peristiwa fenomena alam yang sangat perlu diwaspadai, karena dampaknya yang sangat besar bahkan bisa menyebabkan gelombang Tsunami.

Dalam peristiwa Gempa bumi, masyarakat dihimbau untuk jangan panik. Akan tetapi, masyarakat masih selalu panik dalam menghadapi bencana tersebut. Kepanikan inilah membuat masyarakat bingung harus melakukan apa dan yang dilakukan cuman berlarian. Maka dari itu, masyarakat butuh kesigapan yang matang dalam menghadapi bencana tersebut.

Tapi apakah anda tahu apa itu Gempa Bumi?

Mari simak penjelasannya!

Gempa bumi merupakan peristiwa alam guncangan bumi akibat dari pengeluaran energi dari dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan retaknya lapisan batuan pada kerak bumi, yang semakin lama akan membesar dan akhirnya mencapai pada kondisi di mana tekanan tersebut tidak dapat ditahan oleh pinggiran lempengan sehingga patah. Saat itulah gempa Bumi akan terjadi, energi yang dihasilkan dikeluarkan kesegala arah berupa gelombang gempa bumi sehingga efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan bumi.

Namun apakah dampak dari gempa bumi?

Gempa bumi adalah salah satu fenomena bencana alam yang paling kuat dan berdampak besar di Bumi. Berikut diantaranya;

1. Kerusakan lingkungan : Gempa bumi dapat merusak bangunan, jembatan, jalan serta infrastruktur, bahkan menyebabkannya runtuh. Ekosistem dan pasokan air juga ikut terganggu.

2. Hilangnya nyawa dan cedera: Gempa bumi sering kali memakan korban jiwa.

3. Tsunami: Gempa bumi dapat berpotensi menimbulkan tsunami yang menghancurkan daerah pesisir.

4. Tanah Longsor dan Runtuhnya Tanah: Pergeseran lempeng yang disebabkan oleh gempa bumi dapat menyebabkan tanah longsor dan Tanah yang runtuh.

Seperti halnya Gempa bumi yang terjadi baru-baru ini di wilayah Jawa Timur tepatnya di Tuban. Dikutip dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa yang tidak memiliki potensi tsunami, telah terjadi 150 kali gempa susulan hingga pukul 05.42 WIB.

Gempa yang ada di Tuban efeknya sangat luas dirasakan tidak hanya di wilayah Tuban. Akan tetapi di 21 kabupaten dan 7 kota di Pulau Jawa juga ikut terkena imbasnya. Gempa susulan tersebut mengakibatkan berbagai bangunan infrastruktur runtuh yang memunculkan rasa cemas serta panik pada masyarakat yang terkena imbasnya.

Penulis : Galang Eka Radito | Mahasiswa UIN Gusdur Pekalongan

Belum ada Komentar

Posting Komentar

Terima Kasih telah berkunjung ke Pekalongan Media.com, kantor berita Pekalongan. Silahkan tinggalkan komentar anda terkait artikel maupun berita yang baru saja dibaca. Redaksi kami menerima kiriman berita, artikel atau informasi lainnya. Silahkan hubungi kontak kami

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

iklan pekalongan media