Natal Bersama di Kajen Jadi Momentum Perkuat Toleransi Lintas Iman di Kabupaten Pekalongan
Pekalongan Media, Kajen - Perayaan Natal bersama umat Kristiani Kabupaten Pekalongan Tahun 2025 yang digelar di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Jumat (09/01/2026) malam, menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat toleransi dan kerukunan lintas iman di Kabupaten Pekalongan.
Dalam suasana yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, Sukirman menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh umat Kristiani. Ia berharap nilai-nilai damai Natal mampu menghadirkan kasih, pengharapan, serta kekuatan bagi masyarakat Pekalongan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga : Pemkab Pekalongan Pilih Doa Bersama Sambut 2026, Wujud Empati untuk Korban Bencana
“Damai Natal adalah pesan universal. Semoga membawa kasih, berkat, pengharapan, dan kekuatan bagi kita semua,” ujarnya.
Lebih jauh, Sukirman menekankan pentingnya menjaga kerukunan sebagai pilar utama persatuan bangsa. Menurutnya, nilai-nilai persaudaraan sejatinya diajarkan di semua agama dan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dalam Islam dikenal ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, dan ukhuwah wathaniyah. Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat Natal, yaitu hidup rukun, saling menghormati, dan bersatu sebagai bangsa,” jelasnya.
Baca Juga : Jelang Nataru 2025, Bupati Fadia Arafiq Pastikan Pekalongan Siap Jaga Kondusifitas
Ia juga mengapresiasi Perkumpulan Umat Kristiani (PerkumKris) Kabupaten Pekalongan yang dinilai konsisten menjadi perekat umat Kristiani sekaligus berkontribusi menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Menyampaikan pesan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Wabup Sukirman mengatakan bahwa Natal dimaknai sebagai momen refleksi untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Kebersamaan yang terbangun, menurutnya, tidak cukup bersifat seremonial, tetapi harus tumbuh dari kesatuan hati dan tujuan.
“Kebersamaan adalah berkat nyata ketika kita hidup dalam kasih, kerukunan, dan harmoni,” ungkapnya.
Baca Juga : Wabup Sukirman Pastikan Malam Tahun Baru 2026 di Pekalongan Aman dan Kondusif
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus mendorong umat Kristiani untuk berperan aktif dalam menjaga toleransi, saling menghormati antarumat beragama, serta menumbuhkan semangat tolong-menolong demi terciptanya kehidupan yang damai dan tenteram.
Menutup sambutannya, Wabup Sukirman mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan tahun 2026 sebagai titik awal untuk bangkit bersama dan memperkuat persatuan.
“Mari kita songsong tahun 2026 dengan optimisme, saling menguatkan, dan bersama-sama membangun Kabupaten Pekalongan yang maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.
Belum ada Komentar
Posting Komentar