Pemkab Pekalongan Matangkan Persiapan Pilkades Serentak 2026 dan Perkuat Sinergi Forkopimda
PEKALONGANMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pilkades Serentak Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan. Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Plt. Bupati Pekalongan bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh elemen pemerintahan dan aparat pengamanan memiliki komitmen yang sama dalam menjaga stabilitas serta kesiapan teknis pelaksanaan demokrasi di tingkat desa.
Baca Juga : Gelar Pilkades Serentak November 2026, Pemkab Pekalongan Petakan Potensi Konflik di 34 Desa
Fokus Utama: Kesiapan Teknis dan Distribusi Logistik
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, menekankan pentingnya matangnya persiapan di seluruh tahapan. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk memperhatikan poin-poin krusial agar pelaksanaan di lapangan berjalan tanpa kendala teknis.
"Saya berharap melalui momentum rapat koordinasi siang hari ini, poin-poin krusial yang wajib kita patuhi bersama atau yang wajib mendapat perhatian dan menjadi pedoman kita dapat dipersiapkan dengan sebaik-baiknya," tegas Sukirman.
Beberapa hal krusial yang menjadi sorotan meliputi:
Kesiapan Administrasi: Memastikan jalannya tahapan sesuai jadwal yang ditentukan.
Pengawasan Logistik: Memastikan kelengkapan sarana dan prasarana terdistribusi tepat waktu hingga ke tingkat desa/TPS.
Baca Juga : Pemkab Pekalongan Tegaskan Prioritas Infrastruktur di Tengah Efisiensi Anggaran
Pendekatan Masyarakat dan Peran Incumbent
Selain faktor teknis, pembinaan wilayah menjadi perhatian penting. Para Camat dan pemangku kepentingan diimbau untuk aktif melakukan sosialisasi serta pembinaan, khususnya kepada masyarakat dan 34 Kepala Desa yang saat ini berstatus petahana (incumbent).
Komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat dan kelompok kritis di tingkat lokal dinilai sangat penting untuk menjaga iklim kondusif di wilayah masing-masing. Jika terdapat potensi kendala atau hal yang perlu diluruskan, koordinasi di tingkat bawah diminta untuk segera dilakukan.
Komitmen Netralitas dan Integritas ASN
Baca Juga : Pantau Infrastruktur dan Wisata Petungkriyono, Forkopimda Pekalongan Naik Motor Cek Jembatan Bailey
Aspek netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta perangkat desa juga digarisbawahi oleh Plt. Bupati. Seluruh aparatur diminta untuk menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, serta prinsip Luber dan Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil).
Sinergi Forkopimcam Menjadi Kunci Kesuksesan
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, menggarisbawahi peran vital Camat sebagai fasilitator utama di tingkat kecamatan.
Menurutnya, koordinasi erat antara Camat, Kapolsek, dan Danramil (tiga unsur Forkopimcam) merupakan pondasi penting dalam mengawal kelancaran Pilkades. Mengingat dinamika sosial di tingkat desa sering kali sangat dinamis, keterpaduan tiga unsur ini menjadi kunci utama menjaga stabilitas wilayah.
Penulis : Nuke - Editor : Aulia
Belum ada Komentar
Posting Komentar